BIOPLASTIK SAWIT, SOLUSI SAMPAH DI MASA PANDEMI


Bioplastik, Solusi Tepat Melindungi Bumi di Masa Pandemi 

Sumber Foto : https://journal.moselo.com/kemasan-bioplastik-bikin-bumi-fantastik-b239cf5ec798


    Tahun 2020 menjadi tahun 'yang tak diharapkan'. Pada tahun ini, seluruh dunia berduka dengan terjadinya pandemi COVID-19. Sebagian besar keperluan dan aktivitas beralih ke sistem daring, mulai dari pekerjaan, sekolah, dan belanja kebutuhan. 


    Kini, 'Online Shop' tengah berada di puncak keemasannya. Pasalnya, dengan beralihnya aktivitas ke sistem daring, menjadikannya sebagai cara yang tepat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan tanpa harus pergi ke lokasi. Tinggal duduk manis, berkutat di ponsel, selesai. Barang yang kita pesan akan dikirimkan oleh jasa pengirim barang. Tapi apakah kita menyadari, dengan meningkatnya customer yang berbelanja secara daring, dapat meningkatkan penggunaan plastik? Lho ko bisa? Banyak sekali paket yang harus dikirimkan oleh jasa pengirim barang, sehingga menjadikan penggunaan plastik ini meningkat. Jika hal ini terus dibiarkan, penumpukan sampah plastik dikhawatirkan akan mengganggu lingkungan. Oleh karena itu, perlu adanya solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahaan ini. Salah satunya dengan menggantikan penggunaan plastik konvensional ke bioplastik .


Apa sih bioplastik itu? 


      Bioplastik merupakan plastik biodegradable yang terbuat dari bahan ramah lingkungan. Bahan utama dalam pembuatan bioplastik adalah selulosa. Selulosa ini termasuk ke dalam karbohidrat (polisakarida) yang dapat kita temukan pada tumbuhan. Banyak tumbuhan yang bisa kita jadikan sebagai bahan baku pembuatan bioplastik, diantaranya tongkol jagung, kulit singkong, dan tumbuhan lainnya. Tapi tahu gak sih, kelapa sawit juga bisa diolah menjadi bioplastik lho!

    Secara umum ketika kita mendengar 'Kelapa Sawit', kita akan terbayang minyak sawit. Memang kelapa sawit lebih dominan diolah menjadi minyak sawit. Sehingga dari pengolahan ini menghasilkan banyak limbah, salah satunya limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit. Padahal, limbah ini bisa diolah menjadi produk lain dengan cara mengetahui komposisi-komposisi yang terkandung di dalamnya. Ternyata, TKKS memiliki kandungan selulosa yang cukup tinggi, yaitu sekitar 45-60%. Dari kandungan ini lah TKKS sebenarnya dapat diubah menjadi bioplastik. 




Komentar