TIPS SUKSES SOCIAL MEDIA DETOX TANPA MENJAUHI HP

 SOCIAL MEDIA DETOX TAPI GAK MENJAUHI HP, KO BISA?


Sumber Gambar : gooddoctor.co.id 

    
    Tau gak sih, di era pandemi ini kebutuhan akan sosial media meningkat pesat. Apalagi dengan diterapkannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Indonesia, membuat masyarakatnya harus saling berinteraksi secara daring melalui sosial media. Hal ini menjadi suatu kebiasaan baru tentunya. 

    Akan tetapi, dengan seringnya kita menggunakan sosial media justru membuat  kita "ketagihan" sampai lupa waktu. Tidak hanya itu, banyaknya waktu yang kita habiskan di sosial media bahkan menimbulkan perasaan "insecure" pada seseorang. Hal ini karena banyaknya pengguna sosial yang bisa dibilang terlalu 'menampilkan' kehidupannya. Seperti contoh, banyak pengguna sosial media yang sering memposting tentang hartanya, pasangan, pencapaian, dan lain sebagainya yang mungkin hal tersebut tidak dimiliki orang lain. Maka dari itu, sebagian orang lebih memilih untuk menjauhi sosial media agar terhindar dari perasaan insecure yang meliputi dirinya. 

    Sosial Media Detoks adalah istirahat sejenak dari kegiatan bersosial melalui media daring. Cara ini merupakan cara yang cukup efektif untuk menghilangkan perasaan insecure. Social Media Detox identik dengan "menghindari" HP. Tapi ternyata tak bisa dipungkiri bahwa kita tidak bisa meninggalkan HP beberapa hari karena keperluan yang tak bisa ditinggalkan, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang. Lalu apakah masih bisa social media detox meskipun tetap menggunakan HP? 

Jawabannya Bisa! 

Berikut tips Social Media Detox Tanpa Menjauhi HP berdasarkan pengalaman ku. 


1. Buat Timeline, mau berapa hari atau berapa minggu melakukan social media detox

2. Nonaktifkan semua notifikasi sosial media, seperti instagram, facebook, twitter, dll. 

3. PDKT dulu dengan social media detox dengan cara : 

      Bukalah semua sosial media secara bersamaan selama 1-2 hari.
 
    Jangan pantengin lama di salah satu sosial media. setiap 10 menit, segera berpinda sosial media. contoh : 10 menit pertama di IG, 10 menit berikutnya FB, dan begitu seterusnya. Hal ini bertujuan agar menimbulkan perasaan "bosan" pada diri kita.

     Batasi waktu untuk membuka sosial media. Contoh, waktu untuk berinteraksi di sosial media hanya sari jam 11.00-14.00 

    Log out akun setiap sesudah menggunakan sosial media. 

4. Kerjakan pekerjaan/tugas lebih awal (tidak ditunda-tunda). Setelah selesai, lanjut kerjakan tugas lain 

5. Cari-cari berita yang bermanfaat, atau kita juga bisa searching-searching info tentang skill, hobi, dan sebagainya yang sedang trend yang membuat mu "tertarik". 

6. Mulai kurangi waktu untuk membuka sosial media. 

7. Setelah dilakukan berulang kali, insya Allah ada saatnya kita "bosan" untuk berlama-lama di sosial media, dan akhirnya hanya menggunakan sosial media seperlunya saja. 

Selamat Mencoba! :) 



Komentar